Kuasai Keahlianmu, Jaga Mentalmu, Cintai Tubuhmu.
![]()
Langkah awal menuju kesuksesan adalah dengan menguasai keahlian, menjaga mental dan mencintai diri sendiri. Ini adalah ringkasan dari materi yang diperoleh oleh calon siswa-siswi baru pada pertemuan hari keempat MPLS, Senin, 13 Juli 2026.
Sebelum masuk pada materi yang mereka dapatkan di aula sekolah, panitia menjadwalkan mereka melakukan Peraturan Baris Berbaris (PBB) setelah melakukan upacara bendera. Kegiatan ini merupakan wujud latihan fisik yang bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, mempertebal rasa tanggung jawab, serta membentuk sikap dan kerja sama yang baik, sehingga pada saat mereka dinyatakan sah menjadi siswa-siswi STM Kotaraja, kegiatan ini sudah tidak akan asing lagi bagi mereka.
Setelah PBB, kegiatan dilanjutkan dengan materi yang luar biasa penting, yaitu Pengenalan Program Keahlian, Dinia Industri (DUDI) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Materi ini menjelaskan tentang gambaran nyata kepada siswa baru mengenai fokus studi, mata pelajaran kejuruan, serta prospek karier dari jurusan yang mereka pilih. Materi dunia industri memberikan wawasan awal tentang budaya kerja, kedisiplinan,
dan kebutuhan kompetensi di dunia kerja nyata, agar siswa-siswi dapat menyelaraskan mental dan keterampilan mereka sejak dini.
Melengkapi kedua hal tersebut, edukasi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditanamkan sebagai fondasi krusial, agar siswa mampu memahami prosedur keamanan dasar, penggunaan alat pelindung diri, dan pencegahan risiko kecelakaan selama nantinya melakukan praktik di bengkel sekolah maupun saat terjun langsung ke industri.
Materi kedua adalah Pencegahan Perundungan dan Kekerasan. Materi ini cukup esensial saat ini, bagaimana tidak, tak sedikit kasus kekerasan bermunculan di berbagai akun media sosial, sehingga materi ini difokuskan pada pembangunan kesadaran siswa mengenai dampak buruk dari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, psikologis, maupun di dunia maya (cyberbullying).
Melalui sesi ini, siswa diajak untuk memahami pentingnya menghargai perbedaan, menumbuhkan rasa empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta saling mendukung. Selain itu, siswa juga dibekali dengan informasi mengenai jalur pelaporan yang aman dan prosedur penanganan jika mereka melihat atau menjadi korban tindakan perundungan, sehingga tercipta budaya sekolah yang bebas dari rasa takut.
Materi yang terakhir adalah Kesehatan Remaja dan Hidup Sehat. Ini bertujuan untuk membekali siswa baru dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan mental selama masa transisi menuju remaja akhir. Materi ini biasanya mencakup edukasi seputar pemenuhan gizi seimbang, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta pola tidur yang teratur guna mendukung fokus belajar yang optimal. Selain itu, siswa juga diberikan benteng informasi mengenai bahaya pergaulan bebas, kecanduan gawai, serta penyalahgunaan narkoba dan rokok, dengan harapan mereka dapat mengadopsi gaya hidup positif dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab atas kesehatan tubuh mereka sendiri.
Baca Juga :