Ada saja proses yang terus membuat guru merasa perlu mempelajari sesuatu yang dianggap tak terlalu perlu diulangi.
Hal yang paling sederhana yang terkadang membuat guru SMK menjadi gondokkan adalah ketika cara menulis siswa tidak sesuai aturan penulisan yang baik dan benar.
Entah karena alasan apa, siswa senang dengan cara menulis yang terlihat alai.
Sebagai contoh, mereka sering menggunakan huruf besar di sembarang tempat, dengan alasan supaya terlihat keren.
Pengalaman saya mendapati siswa seperti ini membuat saya bertanya tentang kebiasaan mereka menulis saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah.
Mengabungkan huruf besar dan huruf kecil dalam satu kata agar menurut mereka terlihat keren, bukanlah hal yang harus dianggap biasa.
Sebagai bukti, siswa yang saya ajar untuk merubah hal ini terasa sulit bagi mereka.
Hal ini terjadi, karena sudah menjadi kebiasaan yang susah untuk mereka ubah.
Saya harap ke depan, semua guru di semua jenjang fokus untuk akan hal kecil seperti ini.
This post was published on 27 Februari 2023 10:15 pm
Pendidikan seringkali disebut sebagai jembatan menuju masa depan, namun bagi sebagian orang, jembatan itu harus…
Pernahkah anda ngakak sendiri di kelas karena tingkah absurd teman sebangku? Atau panik gara-gara dikira…
Report text atau teks laporan biasanya dibuat saat ingin membuat suatu laporan, apakah melaporkan tentang…
Pernah kah anda mendengarkan atau bahkan mengucapkan "Ah, cemen, segitu aje mundur", 'Ah, payah, tidak…
Dunia pendidikan tentu merasa ini bukanlah sebutan asing. Bagaimana tidak, Kurikulum sebelumnya sudah sering menjelaskan…
Hai para Dels…. Apa kabar? Saya harap tetap prima🙏 Saya membuat kategori baru di blog…