MahasiswaSiswa

Mau Libur Sekolah Hemat Tanpa Bikin Kantong Bolong? Ini Panduannya.

Overhead view of a diverse team in a business meeting using laptops and tablets.

Istilah “libur telah tiba” mungkin sedikit telat, karena sekitar seminggu lagi libur akan usai dan tentunya sebentar lagi alarm akan kembali diaktifkan. Well, masa seperti ini biasanya akan membuat siswa-siswi kembali melakukan reset  aktivitas rutin yang selalu dilakukan saat kegiatan sekolah kembali aktif. Tapi saya tidak membahas ini lebih lanjut, yah!, karena saya tau, kalian akan terlihat sedikit kesal, tetapi terpaksa, karena masa depan menanti. 😀 

But, di sisa libur  dan awal bulan yang masih fresh ini, para Dels tentu ingin menghabiskan waktu, namun masih mikir tentang penghematan dana di tengah perekonomian yang tidak stabil ini. Nah, berikut saya memiliki panduan sederhana tentang libur sekolah  hemat ;

1. Batasi Anggaran 

Sebenarnya tidak hanya batasi anggaran, tetapi batasi anggaran dengan tegas. Itu pointnya. Mengapa? jika ini tidak dilakukan, besar kemungkinan saat kembali masuk sekolah, dana atau uang jajan bulan ini sudah tidak ada, maka gelar  “boke” bisa saja didapatkan dari teman-teman di sekolah, 

2. Berburu Promo dan Diskon Tempat Wisata.

Ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena saat saya menulis ini, memang ada beberapa toko dan Mall sedang mengadakan promo besar-besaran, juga ada beberapa tempat menarik dan arena bermain sedang mengadakan promo, jadi anak sekolah perlu menghindari ini, agar kantong tidak bolong, namun jika memang sangat terpaksa, maka sebaiknya manfaatkan tiket promo atau pilih paket keluarga untuk tempat wisata atau arena bermain. 

3. Jelajah Wisata Edukasi Murah atau Gratis.

Selama libur sekolah, bahkan saat isu Rupiah berada di angka Rp. 17.940,- istilah sayang uang (irit pengeluaran) perlu dilakukan, sehingga untuk masalah healing atau refresing di tempat-tempat menarik hendaknya memilih tempat yang murah atau gratis, seperti piknik di taman kota, mengunjungi musium lokal atau berkunjung ke perpustakaan.

4. Menyulap Tempat.

Saya tidak sedang mengajak anda belajar sulap, tapi maksunya menyulap rumah menjadi tempat hiburan. Cara ini akan sangat minim pengeluaran, seperti membuat sesi movie marathon, berkemah di halaman atau melakukan eksperimen dapur atau eksplor resep baru.

5. Pengeluaran Makan.

Makan makanan enak saat libur rasanya memang sangat berbeda saat tidak libur, namun menyiasati keadaan sangat penting seperti membawa bekal saat melakukan kegiatan di luar rumah atau mencari kuliner lokal yang ramah di kantong.

Liburan hemat bukan berarti pelit terhadap diri sendiri, melainkan cerdas dalam mengelola kreativitas dan mengatur keuangan di tengah perekonomian yang kurang stabil. Yang jelas kita perl;u kembali menyadari bahwa fokus utama liburan adalah menggunakan kualitas waktu bagi keluarga dan bagi diri sendiri, bukan seberapa mahal tempat yang dikunjungi.

Baca Juga :

Cara Melatih Otot Mental Sejak Dini

Delyana Tonapa

I am Delyana