Perubahan MPLS agar Siswa Tidak Encok.
![]()
Sebenarnya ini hanya sebuah curhatan kecil yang mengarah pada sebuah keluhan. Mendengar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) cendrung terdengar sanggar terutama bagi Siswa Menengah Atas (SMA) dan Siswa Menengah Kejuruan (SMK).
Bagaimana tidak, menelusuri jejak digital MPLS yang dulunya disebut Masa Orientasi Sekolah (MOS) cendrung disebut melelahkan, seram karena identik dengan praktik perpeloncoan dan perundungan oleh para senior atau kaka-kaka kelas. Kegiatan ini sering ditandai dengan hukuman fisik, pemakaian atribut yang tidak masuk akal, hingga pemalakan, jauh dari istilah pengenalan lingkungan sekolah yang edukatif.
Namun dengan berkembangnya pengetahuan dan banyaknya saran tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), maka perubahan tentang MPLS diubah, agar siswa baru dapat beradaptasi secara optimal, membangun mental positif, serta terhindar dari praktik perpeloncoan yang merusak mental siswa.