Kelompok Intelektual Mengedepankan Logika Dari Pada Emosi

“Mace sumbu pendek, kaka itu cuman salah ambil tas langsung mace main maki”, “Bapak itu, sarjana tapi kayak tidak sekolah”, “si ibu yang duduk di sebelah sana, bukan lulusan sarjana, tapi kayak lulusan master, pintar dan bijak orangnya”, “Anak itu kayak tidak sekolah, disulut api sedikit langsung tabakar“, “Pace Wily memang andalan, dihina orang, tapi …

Kelompok Intelektual Mengedepankan Logika Dari Pada Emosi Selengkapnya »