Guru Abad 21, Melek Teknologi.

Abad Teknologi. Yah ini adalah gambaran abad 21 dimana di hampir segala sektor di dunia ini didominasi oleh teknologi, sehingga informasi bisa diperoleh secara mudah.

Abad 21 adalah tahun kelahiran 2001 hingga 2100, setiap satu abad terdiri 100 tahun. Siswa (i) kelahiran 2001 adalah anak-anak yang dekat dengan teknologi, dimana mereka bisa belajar menggunakan komputer, laptop, smartphone, secara otodidak. Hal ini kita bisa perhatikan anak-anak di lingkungan kita yang begitu telaten mengoperasikan teknologi tanpa harus diajari secara perlahan-lahan.

Siswa (i) abad 21 adalah anak-anak yang cerdas dan memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak abad sebelumnya. Siswa (i) abad 21 lebih produktif, berfikir kritis, berani berbicara, lebih kreatif dan inovatif. Hal ini mendorong guru untuk bisa beradaptasi dengan mereka agar terus belajar, karena tidak mungkin Guru berkemampuan abad 20 mengajar siswa abad 21.

Ada beberapa hal yang harus Guru diketahui, agar mampu menghadapi siswa (i) abad 21, yaitu:

  1. Peka Terhadap Perubahan. Guru adalah pembelajar yang terus mengupdate atau mengembangkan ilmunya. Sebagai contoh: Kurikulum selalu berubah, mengapa demikian? yap, hal ini terjadi karena pendidikan mengikuti perkembangan. Sangat tidak mungkin jika siswa (i) yang familiar dengan teknologi, namun selalu dibatasi ruang geraknya dalam menggunakan teknologi di sekolah dengan alasan Guru tidak bisa menggunakannya. Well, agar tidak tertinggal, Guru harus terus belajar agar tidak menjadi bahan tertawaan siswa(i) karena GAPTEK.
  2. Guru Kreatif dan Inovatif. Guru kreatif dan inovatif adalah Guru yang memiliki nilai tersendiri di mata siswa (i). Mereka memiliki rasa ingin tau yang besar, sehingga, Guru yang seperti demikian akan memberikan pengaruh besar bagi mereka, salah satunya adalah siswa (i) bisa menjadi kreatif dan inovatif, sehingga mereka bisa menjadi lulusan yang memiliki bekal untuk bersaing di dunia industri.  Salah satu contoh kegiatan pembelajaran yang kreatif adalah Guru meminta siswa merekam suara mereka sendiri  yang sedang bercakap-cakap dalam Bahasa Inggris dengan partner yang sudah ditentukan, lalu mengirimkannya kepada Guru melalui aplikasi yang ditentukan.
  3. Guru Adalah Pengajar Sepanjang Masa. Guru adalah teladan yang takkan bisa tergantikan oleh teknologi. Secanggih apapun teknologi, Guru adalah manusia yang bisa memberikan teladan yang baik intuk siswa (i), oleh karena itu Guru harus terus berupaya, agar selalu menjadi pengajar yang minimal sama hebatnya dengan apapun. Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar tidak tertinggal dari setiap perubahan, solusinya adalah terus belajar.
  4. Familiar Dengan Berbagai Aplikasi. Salah satu cara agar proses belajar berjalan dengan baik adalah mengajar dengan menggunakan alat dan media  ajar yang tepat, dimana pada saat mengajar Guru menggunakan aplikasi smartphone yang lazim digunakan oleh siswa (i). Contoh aplikasi JOOX, U-Dictionary, ZOOM dan lain-lain. Ini bukanlah hal yang terlalu rumit, karena mayoritas Guru aktif di dunia maya yang secara tidak langsung dapat melihat peluang untuk mengetahui banyak hal, sehingga Guru dapat memiliki referensi dalam mengajar dan mendidik siswa (i).
  5. Sikap Profesional Berkembang Secara Berkesinambungan. Profesional adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki Guru selain kompetensi Pedagogik, kompetensi Kepribadian, kompetensi Sosial. Ciri Guru profesional adalah Guru yang menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dengan tujuan materi yang diajarkan mudah dimengerti oleh siswa (i). Dalam penggunaan teknologi seperti smartphone, tentu harus dilakukan pengawasan agar siswa (i) dapat menggunakannya dengan bijak.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *