Terapkan Hal Ini Agar Tidak Menularkan Virus Covid-19 Kepada Orang Lain.

Sumber Gambar : pixabay.com

Kata orang “korona, ko pigi sudah, dong bikin sa rasa ko”.

Yap, itu adalah perasaan beberapa orang yang merasa marah karena ditularkan Covid-19.

Belum lagi, bagi mereka yang tertular dari orang sekitar dengan cara disengaja.

Saat ini, cara menyakiti orang lain adalah dengan menularkan virus. Tak perduli apapun caranya, namun dengan cara menularkan atau menfitnah orang lain positif Covid-19 sedang up.

Sikap demikian bukanlah hal yang terpuji, namun apapun alasannya menjaga diri agar tidak menularkan dan ditularkan adalah hal yang sangat penting.

Agar tidak memiliki pemikiran untuk menularkan virus kepada orang lain, simak penjelasan berikut ini :

  1. Berfikir Positif. Intinya ada pada pola fikir. Mengubah mind set untuk selalu berfikiran tidak baik kepada orang lain atau terhadap masalah yang dihadapi adalah hal yang paling tepat. Cobalah mensugesti diri sendiri bahwa segala sesuatu tak ada yang abadi. Fikirkanlah hal yang menyenangkan, yakinlah akan kesembuhan, maka hal demikian akan membuat hati terasa damai sejahtera.
  2. Memilikilah Rasa Mengasihi Sesama. Sedang dalam keadaan sakit memang tidak menyenagkan, apapun yang ingin dilakukan hasilnya terkadang kurang memuaskan, begitu juga dengan makanan. Apapun yang dikonsumsi akan terasa tidak seenak seperti seharusnya, khususnya bagi mereka yang sedang positif Covid-19. Namun tak ada salahnya untuk memiliki rasa kasihan kepada orang lain, kepada keluarga, atau orang terdekat. Fikirkanlah akibatnya jika penderita sengaja menularkan. Caranya mudah, lihatlah sesama dengan kasih sayang (bukan hanya di bibir), namun rasakan dan fikirkan, bahwa semua orang memiliki hak untuk bebas. Jika ada orang tertular karena anda dan orang tersebut menderita parah atau orang di sekitarnya juga tertular  dan sakit parah, apakah anda tidak merasa kasihan?, jika anda merasa puas karena berhasil menularkan, berarti anda harus mengecek kejiwaan anda. Ada yang tidak beres dengan anda, terlebih lagi jika anda tertawa karena anda merasa berhasil menularkan virus Covid-19. Fix anda sedang tidak sehat.
  3. Menjauhkan Diri Dari Orang Lain. Duduk berbincang berbagai hal dengan saudara, tetangga, rekan kerja adalah hal yang tak bisa dielakkan oleh siapapun, apaplagi selama Pandemi, mayoritas orang kurang bersosialisasi dengan orang luar rumah, namun jika dirasa kurang fit, sebaiknya membatasi diri untuk tidak bertemu atau kontak langsung dengan siapapun. Jika memang ada hal yang harus dilakukan, jujur sampaikan anda sedang butuh dijauhi, karena sedang sakit. Saya fikir orang akan mengerti bahkan anda akan didoakan agar segera pulih.
  4. Jangan Mengetes Imunitas Orang Lain. Ini sudah beberapa kali saya dengar dari beberapa orang. Katakanlah salah satu namanya si A. A tau bahwa dia sedang sakit, namun karena dia tidak memiliki kasih atau dengan kata lain kejiwaannya tidak sehat, dia sengaja dekat dengan orang lain dan beraktivitas seperti biasanya. Orang (katakan si B) pun tetap seperti biasa kepada si A, karena si B tidak tau kalau si A positif. Setelah lewat beberapa hari barulah si  B tau jika si A sedang sakit. Lalu si B bertanya dan si A jujur mengatakan kondisinya saat itu. Si B kecewa dan bertanya “kenapa tra bilang ko sakit?”, si A menjawab “tes ko imun saja”. Mendengar hal itu baik si B dan orang terdekat mereka merasa kecewa dengan sikap si B. Dari kejadian ini bisa dipetik pelajaran bahwa sifat buruk manusia selama Pandemi tidak semua berubah. Rasa prikemanusian masih jauh. 

Hendaknya siapapun itu saling care akan masalah global ini.

Jika merasa sedang sakit, segera ikuti aturan yang ada agar kasus orang yang positif Covid-19 tidak bertambah. Bukankah semua orang ingin virus ini segera punah?.

Love. Itu intinya.

Baca Juga : 

  1. Kamu adalah apa yang kamu fikirkan
  2. Dampak Hadirnya Covid-19