Gebyar Vaksinasi Kemerdekaan di SMK Negeri 3 Teknologi Dan Rekayasa Jayapura

Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia, dibantu oleh Bidang Kesehatan Angkatan Darat, Bidang Kesehatan Angkatan Laut dan Bidang Kesehatan POLDA bekerja sama dengan SMK Negeri 3 Teknologi Dan Rekayasa Jayapura mengadakan vaksinasi kemerdekaan dengan selogan Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit

Vaksinasi ini tidak hanya dihadiri oleh Guru-guru, Staf Tata Usaha dan siswa (i) SMK NEGERI 3 TEKNOLOGI DAN REKAYASA saja, namun juga dihadiri oleh masyarakat umum.

Kegiatan yang awalnya direncanakan mulai pukul 09.00 diundur hingga pukul 10.40, namun kegiatan ini berlangsung aman dan tertib.

Pimpinan sekolah Drs. Suprayitno Rohadi, MM beserta Guru-guru dan Satf TU begitu antusias menyambut  Gebyar Vasinasi pertama ini di Aula sekolah.

Kegiatan ini juga  ditinjau langsung oleh KAPOLDA PAPUA Bapak IRJEN POL. MATHIUS D. FAKHIRI S.I.K.

Didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan Dan Arsip Daerah Christian Sohilait ST, M.SI, beliau memberikan semangat kepada peserta untuk mengikuti vaksin pertama dan kedua yang akan diadakan berikutnya.

Banyak harapan setelah kegiatan ini diadakan, yaitu :

  1. Mayoritas Herd Imunity Guru, Staf TU dan Siswa (i)  SMK Negeri 3 Technologi dan Rekayasa Jayapura Bisa Tercapai. Setelah divaksin, diharapkan kegiatan tatap muka bisa dilakukan secara berkala. Pertemuan per mata pelajaran bisa dilakukan walau tidak senormal seperti sebelum Pandemi
  2. Masyarakat Mendapatkan Perlindungan. Vaksinasi untuk masyarakat umum tidak hanya dilakukan di sekolah saja, namun kegiatan ini telah banyak dilakukan oleh berbagai instansi di kota Jayapura. Dengan dilakukannya kegiatan ini secara gratis, diharapkan masyarakat akan terlindungi dari virus Covid-19, atau jika tertular, minimal penderita tidak terlalu merasa berat.

Sayangnya, kegiatan ini tidak dihadiri oleh semua pihak yang diharapkan ikut vaksinasi kemerdekaan.

Ada alasan-alasan fundamental yang mereka anggap perlu dipertahankan, namun ada juga yang sebenarnya ingin mengikuti vaksinasi ini, namun karena faktor kesehatan mereka batal diikutkan sebagai peserta.

Melihat hal ini, panitia memberikan saran yang bijak agar mengikuti vaksinasi berikutnya jika dianggap memenuhi syarat.

Yuk, bagi siapapun yang belum divaksin, yuk vaksin.

Baca Juga :

  1. Alasan siswa takut divaksin
  2. Apakah yang membuat orang memiliki banyak ide?