Kategori
Bahan Ajar Bahasa Inggris Kelas X SMA/SMK Guru Siswa

Soal-Soal “Congratulations”

Sumber Gambar : pixabay.com

Hi Students, How are you?

This time, you are going to do some tasks. the aim of this activity is to know how far students master the topic given. If you are still confused about “How to Congratulate Others” you can go back and study the explanation HERE.

Here are the activities :

A. Answer these questions below.

  1. When do you congratulate someone?
  2. Why do you congratulate someone?

B. Complete the dialogue with your partner cooperatively.

1. Rita : Hi, Lola, ……..(1). I just heard that you win the competition yesterday.
Lola : (2)……………, Rita.
Rita : Well, because you had prepare very hard for it, I think you deserve your achievement.
Lola : I (3) ………… your saying so.
2. Raja : I have just heard about your news. (4)……………….
Tany : …….Raja (5).

C. Choose one of the situations given below and write down the expression. One is as example.

Example:
Your aunt has got married to a man she loves.
Dear Aunt Caroline,

Congratulation, and beauty wishes to both of you on your wedding day.

1. Your sister passed the exam and she gets a good marks
2. Your friend got a good well-paid job
3. Your friend gets scholarship
4. Your old friend is going abroad for studying
5. A close friend has won a bicycle race

D.  Complete the blanks with the following dialogue.

1. Rina : Hi, Tony. What are your sister doing these day?
Tony : Oh. She is at school. In fact, she plans to finish her school
This April.
Rina : That’s …………you must be very proud of her.

2. Jane : Hi, Abdel. What’s new?
Tina : Oh, I am going to take the driving test tomorrow
Jane : ………..

3. Mely : How is your business, Schedar?
Schedar : Great. I have sold 1000 items in a week
Mely : ……………….

4. Rosi : You look wonderful in this wedding dress.
Lane : …………….

5. Rosi : You look wonderful in this wedding dress.
Lane : …………….

 

 

Kategori
Guru Siswa

Soal-Soal “Introducing Others”

Sumber Gambar : Pixabay.com

Choose the best answer

  1. Tina : I would like to introduce Ricardo

         Jane : ………………………..

  1. Hi, Where have you been?
  2. Hi, Ricardo. How do you do?
  3. Hi. Ricardo. what’s up?
  4. You look awesome today
  5. Very well, thank you

2. Mely is a member of STM English Club. She introduces John to her friends

  1. Allow me to introduce my self
  2. I am happy to meet you
  3. Let me introduce John
  4. Let John come in
  5. Nice to meet you
  1. Tony          : This is Mr. Hurray. This is Mrs. Sammy

         Mr. Hurray : ………………………

  1. Hi. How do you go?
  2. Pleased to meet you.
  3. Hi. I am your friend
  4. You look great, today.
  5. Thank you, Tony.

4. Luna : Ladies and Gentlemen, ……….

  1. It’s my pleasure to introduce you our guest speaker. Mr. Raymon
  2. It’s my pleasure to introduce me our guest speaker. Mr. Raymon
  3. It’s my pleasure to call our guest speaker. Mr. Raymon
  4. It’s my pleasure to say our guest speaker. Mr. Raymon
  5. It’s my pleasure to refuse our guest speaker. Mr. Raymon

5. Helson : Excuse me,this is your new classmate. …………………

  1. My name is Santy
  2. Her name is Santi
  3. Are you Santi
  4. Our name are Helson and Santi
  5. Call her friend

6. Victor     : Where are you from

    Schedar : …………………….

  1. she is from home
  2. my family comes from Jayapura
  3. I am from Jayapura
  4. We come from Jayapura
  5. We are from school

7. Bryan : Have you met Rara?

    Rico   : Not yet

     Bryan : Ok. I ……………………

  1. I would like to say sorry
  2. I will call him
  3. I would like to introduce her to you
  4. I will stay away
  5. I would like to go

8. Gita : Nice to meet you.

   Jane : ………………….

  1. Nice to meet you too
  2. Glad to know you
  3. Happy to see you too
  4. Nice shirt
  5. How happy I am

9. Rocky : Her name is Irland Saputri. ……………….

  Gerald : Hi, Irland

  1. You may call her
  2. You may play with them
  3. You can go now
  4. You can call her Irland
  5. You can call him Rocky

10. What will you say, if your friend have introduce you to a new friend?

  1. Bye. see you
  2. Glad to meet you
  3. What is your name
  4. What are you?
  5. I am happy

11. She has a new friend, ….. friend is kind-hearted

  1. his
  2. him
  3. her
  4. herself
  5. she

12. They will buy some vegetables, …..are green

  1. their
  2. them
  3. they
  4. my
  5. I

13. Jerfrianto calls me. …..voice is too loud to heara. Him

  1. you
  2. her
  3. his
  4. its
  5. my

14. They love …. so much, because I am their granddaughter

  1. you
  2. them
  3. him
  4. his
  5. me

15. George loves …., because we are siblings

  1. us
  2. you
  3. her
  4. them
  5. myself

16. I am proud with ………. he is so generous

  1. them
  2. her
  3. him
  4. me
  5. your

17. This book is yours and that one is ……………

  1. a. you
  2. mine
  3. me
  4. it
  5. that

18. My life is so beautiful, ………………is so interesting

  1. we
  2. them
  3. its
  4. they
  5. it

19. Sisil and Meyske are clever students. They do assignment ……..

  1. them
  2. he
  3. she
  4. we
  5. themselves

20. I do my homework ……..

  1. he
  2. herself
  3. we
  4. they
  5. myself

Baca Juga Penjelasan Introducing Others

Kategori
Guru Orangtua Siswa

Tantangan Guru Mengajar Secara Virtual

Sumber Gambar : pixabay.com

Kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester Ganjil sudah dimulai. Ada banyak persiapan yang sedang bahkan sudah dilakukan oleh Guru-Guru, mulai dari perangkat mengajar, menentukan metode ajar dan cara mengatasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan dihadapi selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung ke depan.

Bukan isapan jempol belaka, jika Guru yang dulunya tidak bisa mengoperasikan komputer, sekarang harus bisa, walau menggunakan aplikasi yang sederhana untuk pengajaran, hal demikian sudah baik. Hal ini dilakukan, agar Guru tetap melaksanakan tanggung jawab moril sebagai tenaga pendidik yang profesional.

Selama Pandemi ini, Guru-Guru menjadi spotlight, bagaimana tidak, ada banyak versi yang membuat Guru-Guru merasa terusik, baik dari para Orangtua siswa (i), hingga siswa (i) itu sendiri.

Mengetahui hal ini, Guru tidak hanya tinggal diam dan menerima sorotan dari berbagai pihak saja, namun inovasi yang dibuat oleh Guru-Guru tetap berjalan, mulai dari metode ajar selama PJJ, hingga cara agar siswa (i) tetap belajar.

Nadiem Makarim Mentri Pendidikan dan Kebudayaan dalam rapat kerja bersama dengan Komisi X DPR RI, Kamis (2/7/2020) membicarakan peta pendidikan ke depan. Beliau menjelaskan bahwa PJJ menjadi sesuatu yang permanen. Maksudnya adalah kegiatan pembelajaran tidak hanya murni secara virtual, tetapi ada kegiatan tatap muka atau menggunakan hybrid model/blended learning.

Pada kegiatan mengajar secara daring/virtual, ada tantangan yang Guru hadapi, beberapa diantaranya adalah :

  1. Guru Mempelajari aplikasi Baru Untuk Mengajar. Electronic Learning, yah. Lebih tepatnya demikian. Ini sudah familiar ditelinga para Pendidik, namun belum semua Guru menggunakannya. Selama mengajar dari rumah, mau tidak mau, siap tidak siap Guru yang belum pernah mengajar menggunakan teknologi yang menggunakan perantara internet ini, harus bisa mempelajarinya dan mengimplementasikannya. Ada banyak manfaat dari E-Learning, beberapa diantaranya adalah selain Guru tidak ketinggalan tren atau kudet  dari siswa (i), Guru juga bisa mengatur waktu sendiri tentang waktu pembelajaran, bebas dimanapun dan kapapanpun. Contoh aplikasi E-learning adalah Buku Sekolah Digital, Ruang Guru, Quipper, Google Classroom, Moodle, Edmodo, dan lain-lain
  2. Lebih Mengontrol  Emosi. Selama mengajar Daring/Virtual, Guru akan dihadapkan dengan keusilan siswa (i). Salah satu contoh adalah siswa tidak menaati SOP yang sudah disampaikan oleh Guru pada saat mengajar secara Virtual. Contoh kecil, Guru sebagai motivator atau fasilitator sudah menyampaikan bahwa Speaker di mute selama Guru menjelaskan, namun ada saja siswa yang usil dengan sengaja membunyikan sesuatu atau bahkan berbicara, agar semua teman-temannya fokus kepada dia. Pada situasi seperti ini, tentu Guru tidak bisa menghampiri siswa tersebut untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam atau Guru tidak bisa mengambil tindakan secara langsung. Berbeda pada saat belajar di kelas. Melihat hal ini, Guru harus menahan amarah dan terus berupaya mencari strategi, agar pembelajaran tetap selesai secara virtual tepat waktu, siswa (i) tetap mendapatkan ilmu secara baik, karena pada saat mengajar Guru juga mempertimbangkan kuota siswa (i).
  3. Menyisihkan Dana Khusus Kuota Untuk Mengajar. Tidak sedikit Orangtua siswa (i) beranggapan bahwa Pandemi ini sedikit menguntungkan Guru. Jika diamati secara dekat, sebenarnya anggapan demikian tidaklah benar. Banyak pengeluaran yang dilakukan oleh Guru untuk mengalokasikan dana mengajar. Mulai dari kuota internet hingga membeli domain, memberi paket untuk mengajar secara virtual dari rumah. Hal ini tidak mudah karena Guru juga harus tetap maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
  4. Kurang  “Me Time” Untuk Guru. Sejatinya, mengajar adalah hal yang sangat menyenangkan bagi Guru, namun selama study from home Guru harus selalu available  jika siswa (i) bertanya tentang penjelasan ulang materi dan cara mengerjakan tugas. Hal ini bisa terjadi dari pagi hingga tengah malam. Belum lagi jika Wali kelas harus naik turun gunung mencari alamat siswa yang tidak memiliki fasilitas untuk belajar dari rumah.

Tantangan selama mengajar dari rumah bukanlah penghalang bagi Guru untuk mendidik anak bangsa, namun seyogyanya Guru dan Siswa yang  kurang mampu diberikan fasilitas atau apapun, agar kegiatan mengajar dari rumah atau bahkan jika nanti hybrid model diterapkan, semangat Guru untuk mendidik, memfasilitasi siswa (i) semakin membara.

Kategori
Bahan Ajar Bahasa Inggris Kelas XI SMA/SMK Guru

Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kombinasi Daring Dan Luring

Sumber Gambar : pixabay.com

Sekolah                                   :

Mata Pelajaran                        : Bahasa Inggris

Kelas/Semester                        : XI/Ganjil

Materi Pokok                          : Pendapat dan Pikiran

Alokasi Waktu                        : 3 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

Tujuan Pembeajaran

  • Disediakan teks, siswa dapat menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran secara mandiri
  • Disediakan teks, siswa dapat membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran secara mandiri
  • Diberikan contoh kalimat, siswa dapat menyusun teks lisan dan tertulis mengenai situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran dengan percaya diri.
  • Diberikan situasi, siswa dapat mengkomunikasikan teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran dengan tanggung jawab.
  • Diberikan beberapa pernyataan, siswa dapat memberikan pendapat mereka berdasarkan pernyataan tersebut dengan percaya diri.
  • Disediakan beberapa pertanyaan tentang pendapat, siswa dapat memberikan respon setuju atau tidak setuju dengan jujur.
  • Disediakan beberapa pendapat, siswa dapat memberikan penilaian apakah pendapat dan respon tersebut sopan atau tidak dengan bertanggung jawab.
  • Disediakan beberapa kalimat tidak lengkap, siswa dapat melengkapi kaliamat-kalimat tersebut dengan tanggungjawab
  • Disediakan sebuah isu yang fenomena, siswa dapat memberikan pendapat dan merekamnya, lalu dikirim kepada guru secara mandiri.

Metode Pembelajaran

  •  Pendekatan                 : Saintifik
  • Model Pembelajaran    : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
  • Metode                        : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Daring Luring
Pendahuluan Mengirimkan link Zoom Cloud ke Grup WA Kelas/ Google ClassroomMengingatkan siswa (i) Berdo’a sebelum pembelajaran dimulaiMenyampaikan SOPPemeriksaan kehadiran dengan mencentang siswa yang masuk ke ZoomMemotivasi siswa (i)Menyampaikan tujuan pembelajaran Memberikan Contoh Giving Opinion kasus: Pendapat mereka tentang belajar dari rumah. Menyerahkan petunjuk pengerjaan KD 3.14 dan 4.14Membaca petunjuk pengerjaan pertemuan 1 Pemeriksaan kehadiran dengan meminta siswa menuliskan hari dan tanggal mengerjakan tugas sesuai jadwal yang diberikan pada buku catatanMemotivasi Siswa (i)Membacakan Tujuan PembelajaranMemberikan Contoh Giving Opinion kasus: Pendapat mereka tentang belajar dari rumah
Kegiatan Inti Pertemuan 1 Menjelaskan materi di https://delyanatonapa.com/giving-opinion-1/ Meminta siswa (i) untuk bertanyaBerdiskusi dengan Siswa (i)Meminta siswa (i) untuk mengerjakan tugas di https://delyanatonapa.com/soal-soal-giving-opinion/ dan mengumpulkannya di GC atau WA     Menjelaskan materi di Giving Opinion Meminta siswa (i) untuk bertanyaBerdiskusi dengan Siswa (i)Meminta siswa (i) untuk mengerjakan tugas di https://delyanatonapa.com/soal-soal-giving-opinion/ atau dari buku cetak atau dari selebaran    
Kegiatan Inti Pertemuan II Menjelaskan materi di https://delyanatonapa.com/giving-opinion-1/ Meminta siswa (i) untuk bertanyaBerdiskusi dengan Siswa (i)Meminta siswa (i) untuk mengerjakan tugas di https://delyanatonapa.com/soal-soal-giving-opinion/ dan mengumpulkannya di GC atau WA     Menjelaskan materi di Giving Opinion Meminta siswa (i) untuk bertanyaBerdiskusi dengan Siswa (i)Meminta siswa (i) untuk mengerjakan tugas di https://delyanatonapa.com/soal-soal-giving-opinion/ atau dari buku cetak atau dari selebaran    
Kegiatan Inti Pertemuan III Mengulangi materi di https://delyanatonapa.com/giving-opinion-1/   Siswa mengerjakan soal Ulangan tentang Giving Opinion Menjelaskan materi di Giving Opinion Siswa mengerjakan soal Ulangan tentang Giving Opinion
Penutup Merangkum dan menyimpulkan pembelajaran Menginformasikan agar tugas dikumpul melalui WA atau GCMerefleksikan pembelajaran dengan mengisi FormsMenginformasikan pembelajaran selanjutnyaMengingatkan siswa (i) untuk mematuhi protokol   Merangkum dan menyimpulkan pembelajaran Merefleksikan pembelajaran dengan menulis kesanMengulang pelajaran pada Kegiatan Belajar yang sama jika nilai hasil uji kompetensi Kegiatan Belajar kurang dari KKMMengingatkan Siswa (i) untuk mematuhi protokol  

                                                               Jayapura,…..,……

Guru Pamong,                                     Guru Mata Pelajaran,

 

Nama                                                   Nama

NIP:                                                      NIP :

                                Mengetahui

                                Kepala Sekolah ………

 

                                 Nama

                                  NIP

Kategori
Bahan Ajar Bahasa Inggris Kelas XII SMA/SMAK Guru Siswa

Soal-Soal “Cause Effect I”

Sumber Gambar : pixabay.com

Apa kabar kalian?

Ibu berharap, kalian tetap sehat dan tetap semangat.

Bagaiman dengan penjelasan “Cause and Effect” apakah kalian masih menemui kesulitan? jika iya, silahkan hubungi Guru kalian, atau kembali ke penjelasan awal di SINI.

Tugas ini sebenarnya ada pada bagian bawah dari penjelasan sebelumnya dan menggunakan Microsoft Forms dan tidak. jika kalian belum memiliki akun pribadi atau akun sekolah Microsoft 365, kalian bisa mengerjakan soal dibawah ini, namun jika kalian sudah memiliki akun tersebut, langsung saja scroll kebawah.

  1. Choose the best answer to each question

1. I love Jayapura ….the panorama

a. because of

b. because

c. thanks to

d. and

e. due to

2. I can not eat eggs ……..my allergy

a. so

b. because

c. because of

d. due to

e. thanks to

3. The Mayor will share mask for free …….. Coronavirus

a. because

b. so that

c. due to

d. thanks to

e. and then

4. All the flights and ships in and out Jayapura is cancelled ………..Coronavirus Pandemic

a. because of

b. because

c. and

d. so that

e. due to

5. All the flights and ships in and out Jayapura is cancelled ………..Coronavirus Pandemic

a. due to

b. because

c. because of

d. thanks to

e. and

6. ………..to help me

a. Because

b. Because of

c. Thanks

d. Thanks to

e. Thanks anyway

7. ……..your food. It tastes

a. Thanks to

b. Thank for

c. Due to

d. Because

e. Because of

8. My sickness is …….. that uncooked meat

a. because

b. thanks for

c. thanks to

d. due to

e. so that

9. My father works so hard …… our family

a. because of

b. because

c. thanks to

d.and

e. therefore

10. …………. of feeling tired, I go to take a rest.

a. Because of

b. Because

c. Because

d. Thanks to.

e. Due to

       2. Make sentences using the following words

  1. Because of
  2. Due to
  3. Thanks to

 

 

 

Kategori
Orangtua Siswa Siswa

Cara Efektif Belajar Selama Pandemi.

Sumber Gambar : pixabay.com

Tidak terasa, hampir lima bulan segala bentuk kegiatan dan pekerjaan paling sering dilakukan di rumah. Semua ini membuat kebiasaan belajar menjadi berubah drastis. Sebelum Pandemi, siswa (i) terbiasa pergi ke sekolah untuk menuntut ilmu, namun sekarang siswa (i) harus terbiasa belajar mandiri.

Hal ini mempengaruhi Orangtua yang mulai kwatir akan peningkatan kemampuan anak-anak mereka, karena kurang mendapatkan ilmu yang sebelumnya mereka dapatkan langsung oleh Guru-guru secara bergantian.

Belajar adalah kegiatan mutlak yang harus dilakukan oleh semua orang, semua kalangan, namun bagaimana dengan siswa (i) yang masih belum faham tentang cara belajar yang benar selama Pandemi.

Djamarah dan Zain dalam bukunya yang berjudul ” Strategi Belajar Mengajar” mendefinisikan belajar adalah bentuk proses perubahan yang dihasilkan dari pengalaman dan latihan

Kegiatan yang efektif, agar Pandemi ini tidak hanya merenggut kebebasan dalam bersosialisasi, menurunkan tingkat kecerdasan tetapi, juga melemahkan memori, maka cara yang paling tepat untuk belajar selama pandemi adalah dengan memperbanyak membaca dan menulis.

Kegiatan ini dapat melatih siswa (i), hingga dapat memperoleh banyak pengalaman ilmu dari berbagai informasi yang telah dibaca dan ditulis. Hal ini dapat melatih otak, agar terus berfikir hingga menjadi kreatif berdasarkan informasi yang telah dibaca dan tulis.

Membaca dan menulis merupakan cara merdeka belajar, namun harus disertai dengan berfikir kritis dan kreatif. Dengan banyak membaca, siswa (i) akan mendapatkan ilmu yang mungkin jauh lebih banyak dari lingkup materi yang diajarkan oleh Guru-guru.

Begitu juga dengan menulis, menulis dapat membuat seseorang mengembangkan ide dari sesuatu yang dilihat, didengar, difikirkan, dirasakan dan dilakukan. 

Dalam hal ini peran Orangtua siswa (i) sangat besar. Mentri Pendidikan dan Kebudayaan  Nadiem Makarim mengatakan dalam kemindikbud.go.id mengatakan bahwa cinta membaca itu mulainya bukan dari guru, tapi dari orang tua dulu.

Membiasakan anak membaca dan menulis sejak dini dapat membuat anak suka membaca. Mulai dari dibacakan cerita, hingga meminta anak menceritakan atau menulis ulang cerita yang telah didengar, namun jika anak masih berumur dua tahun kebawah cukup dibacakan cerita seperti dongeng sambil memperlihatkan halaman demi halaman kepada anak.

Jika memang siswa (i) tidak seberuntung seperti Siswa (i) yang selalu dibacakan atau diperkenalkan cerita oleh Orangtuanya sejak kecil, mulailah dari sekarang dengan keluar dari zona aman yang hanya melakukan hal yang tidak penting untuk mengisi waktu luang.

Mulailah membaca setiap hari. Cobalah awali dan akhiri hari kalian dengan mulai membaca minimal 10 menit setiap hari, seminggu berikutnya, naikkan intensitasnya menjadi 15 menit dan seterusnya demikian.

Pandemi ini tidak akan membuat kalian 100% dekat dengan Guru-guru kalian untuk belajar, maka dari itu, mulailah belajar mandiri dengan banyak membaca dan menulis. Guru pun harus selalu membaca, orang hebat pun masih selalu membaca bahkan para profesor yang orang katakan “otak komputer” pun masih harus banyak membaca, lalu mengapa kalian tidak?

Beradaptasi dengan kebiasaan baru memang agak sulit dilakukan, namun jika tidak merubah kebiasaan, maka tidak akan ada progresif yang baik dalam diri. teruslah belajar dengan memperbanyak membaca dan menulis.

Bacalah buku-buku atau sumber apapun yang kalian jumpai (kecuali buku/sumber yang tidak bermoral), tidak perlu mengatakan itu buku Sekolah Dasar atau apapun, bacalah dan setelah itu cobalah menulis dibuku atau selembar kertas akan sesuatu yang kalian telah baca. Sebulan berikutnya, lihatlah hasilnya. Yuk membaca dan menulis.

Referensi :

Djamarah.S. B, Zain. A. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

 

 

Kategori
Guru Siswa

Pengertian Model Hybrid Learning

Sumber Gambar : pixabay.com

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah alternatif satu-satunya yang digunakan oleh mayoritas tenaga pendidik saat ini. Bagaimana tidak, jumlah korban Covid-19 di Indonesia terus meroket, mendorong mentri Pendidikan Nadiem Makarim berfikir cepat, agar sekolah tidak menjadi klaster penyebaran virus.

Dilansir dari dikutipnews.com, Dalam rapat kerja bersama komisi X DPR pada tanggal 02 Juli 2020 Nadiem Makarim mengatakan “Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi”

Lanjut beliau menuturkan “Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management sistem itu potensinya sangat besar,”

Yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah pengertian Hybrid Model Pembelajaran dan bagaimana cara mengimplementasikannya dalam pembelajaran jarak jauh?.

Hybrid learning merupakan sebuah istilah penyebutan untuk suatu strategi pembelajaran Blended/Hybrid Learning. Jika fokus terhadap kata  blended berarti campuran, atau mengandung satu cara dengan cara lainnya.

Menurut Jay Caulfield (2011), Hybrid learning adalah program yang mengurangi ‘waktu tatap muka’ yang digantikan oleh waktu yang dihabiskan di luar ruang kelas tradisional. dengan kata lain, pembelajaran tidak selalu diadakan di dalam ruang kelas.

Garrison & Vaughan (2008) blended learning adalah perpaduan yang baik antara pengalaman pembelajaran online dan tatap muka. dari hal ini bisa diartikan bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga bisa dilakukan dari jarak jauh.

Dari penjelasan tersebut dapat diartikan bahwa hybrid learning adalah penggabungan pembelajaran yang mengitegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh.

Melihat hal ini, berarti pembelajaran tidak hanya menggunakan sumber belajar dari buku cetak,  tetapi juga sumber belajar online, serta menggunakan alat komunikasi secara online seperti Whatsapp, Google classroom, Zoom, Microsoft Teams dan lain-lain.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melaksanakan Hybrid learning adalah :

  1. Menentukan Bahan Ajar. Setelah melihat Kompetensi Dasar, maka Guru dapat menentukan materi apa yang akan diberikan kepada siswa (i)dan mengaturnya secara apik. Jika pembelajaran dilakukan secara daring, maka, Guru harus mengatur waktu berapa lama kegiatan online berlangsung, agar siswa (i) tidak merasa kekurangan atau kehabisan kuota (pulsa data)
  2. Merancang Blended/Hybrid Learning. Berkoordinasi dengan pihak kurikulum untuk mengatur kapan waktu yang tepat agar bisa melakukan tatap muka di kelas, apakah sekali atau dua kali sebulan dan atau dibagi beberapa siswa per kelas (menggunakan sesi waktu yang berbeda per kelas). Untuk sekolah kejuruan, intensitas pertemuan untuk pelajaran jurusan mungkin lebih banyak tatap muka untuk praktek.
  3. Melakukan uji coba terhadap rancangan yang dibuat Guru. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan ini efektif atau tidak, jika tidak berarti ada perbaikan yang harus dilakukan oleh Guru yang akan bekerja sama dengan wali kelas dan bagian Kurikulum sekolah.
  4. Menyiapkan kriteria penilaian secara daring dan luring. Hal ini tentunya Guru harus menyampaikan SOP dalam pembelajaran tatap muka dan pembelajaran jarak jauh.

Jika merujuk dari model pembelajaran ini, maka bentuk Perangkat Pembelajaran yang seyogyanya digunakan adalah RPP model  kombinasi, yaitu RPP tatap muka dan RPP pembelajaran jarak jauh.

Referensi :

Caulfield, J. (2011). How to design and teach a hybrid course : achieving student-centered learning through blended classroom, online, and experiential activities. Stylus Pub.

Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended learning in higher education : framework, principles, and guidelines. Jossey-Bass.

 

 

Kategori
Guru

Contoh Program Tahunan Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas XI

Sumber Gambar : pixabay.com

Program tahunan (Prota) sama dengan format penilaian yang sudah saya bagikan sebelumnya, yang merupakan pelengkap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Pada Prota, terdapat 2 semester dimana setiap semester terdapat 17 minggu efektif dengan masing-masing pembagian Kompetensi Dasar yang berbeda. Pembagian ditentukan berdasarkan tingkat kerumitan dan cakupan penjelasan setiap Kompetensi Dasar.

Untuk pelajaran Bahasa Inggris kelas X dan kelas XI, alokasi waktunya adalah 3 jam per pertemuan dikali 45 menit.

Ini adalah sebuah contoh, selebihnya Guru memiliki wewenang untuk mengkreasikan format sendiri berdasarkan kebutuhan, begitu juga dengan pembagian kompetensi dasar yang tentunya harus disepakati oleh masing-masing kelompok mata pelajaran. Berikut Contoh Program Tahunan :

                  Mata Pelajaran              :      Bahasa Inggris

                  Kelas / Semester           :      XI / Ganjil dan Genap

                  Tahun Pelajaran            :      2020/2021

 

Komptensi Inti :

  • KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
  • KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

 

SMT

KOMPETENSI  DASAR

Alokasi Waktu

SEMESTER I

3.14

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis

yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan I think, I suppose, in my opinion)

6 JP

4.14

Menyusun teks interaksi transaksional, lisan dan tulis,

pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi

dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

3.15

Menerapkan fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pesan sederhana lewat telephone (taking simple phone message) sesuai dengan konteks penggunaannya di dunia

kerja

6 JP

4.15

Menuliskan kembali teks pesan sederhana lewat telephone

terkait tempat kerja dengan memperhatikan fungsi sosial,

struktur teks dan unsur kebahasaan secara benar dan

sesuai konteks dunia kerja

 

3.16

Menganalisis fungsi 6sosial,struktur teks, dan 6unsur

kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk undangan resmi dengan memberi dan meminta informasi terkait kegiatan sekolah/tempat kerja sesuai dengan konteks

penggunaannya

6 JP

4.16

Menyusun teks khusus dalam bentuk undangan resmi lisan

dan tulis, terkait kegiatan sekolah/tempat kerja, dengan

memperhatikan fungsi , struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

 

3.17

Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk surat

pribadi dengan memberi dan menerima informasi terkait

kegiatan diri sendiri dan orang sekitarnya, sesuai

dengan konteks penggunaannya

9 JP

4.17

Menyusun teks khusus dalam bentuk surat pribadi terkait

kegiatan diri sendiri dan orang sekitarnya, lisan dan tulis,

dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsurke bahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.18

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

kebahasaan beberapa teks prosedur lisan dan tulis

dengan memberi dan meminta informasi terkait manual penggunaan teknologi dan kiat-kiat (tips), pendek dan sederhana, sesuai dengan bidang keahlian dan konteks

penggunaannya

12 JP

4.18

Menyusun teks prosedur, lisan dan tulis, dalam bentuk manual terkait penggunaan teknologi dan kiat-kiat (tips), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.19

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan /tindakan/ kegiatan/ kejadian tanpa perlu

menyebutkan pelakunya dalam teks ilmiah, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan passive voice)

12 JP

4.19

informasi terkait keadaan/tindakan/kegiatan/kejadian tanpa perlu menyebutkan pelakunya dalam teks ilmiah, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

SEMESTER II

3.20.

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang pengandaian jika terjadi suatu keadaan/ kejadian/peristiwa di waktu yang akan datang, sesuai dengan konteks

penggunaannya.

9 JP

4.20.

Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan

menanyakan tentang pengandaian jika terjadi suatu

keadaan/ kejadian/peristiwa diwaktu yang akan datang,

dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

3.21

Menganalisis struktur teks dan unsur kebahasaan untuk

melaksanakan fungsi sosial teks factual report dengan

menyatakan dan menanyakan tentang teks ilmiah faktual

tentang orang, binatang, benda, gejala dan peristiwa

alam dan sosial, sederhana, sesuai dengan konteks

pembelajaran di pelajaran lain

9 JP

4.21.

Menyusun teks ilmiah faktual (factual report), lisan dan tulis, sederhana, tentang orang, binatang, benda, gejala dan

peristiwa alam dan sosial, terkait dengan mata pelajaran

lain

3.22.

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks eksposisi analitis lisan dan

tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait isu

aktual, sesuai dengan konteks penggunaannya

9JP

4.22.

Menyusun teks eksposisi analitis tulis, terkait isu aktual,

dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

3.23.

Menganalisis fungsi social, struktur teks dan unsur

kebahasaan pada teks biografi tokoh sesuai dengan

konteks penggunaannya.

9 JP

4.23.

Menyusun teks biografi tokoh lisan dan tulis, pendek dan

sederhana, dengan memperhatikan fungsi sosial,

struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan

sesuai konteks

3.30.

Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan

tentang keharusan, sesuai dengan konteks penggunaannya.

9 JP

4.30.

Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan

menanyakan tentang keharusan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

3.32.

 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis

yang melibatkan tindakan memberi dan meminta

informasi terkait pengandaian diikuti oleh perintah/saran,

sesuai dengan bidang keahlian dan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan if dengan

imperative, can, should)

6 JP

4.32.

Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis

yang melibatkan tindakan memberi dan meminta

informasi terkait pengandaian diikuti oleh perintah/saran,

dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

       

 

                                                                                Jayapura,

Disetujui oleh                                                                                         

Guru Pendamping,                                              Guru Mata Pelajaran,

 

 ……………………………….                           ……………………………..

 NIP. …………………………                           NIP. ………………………..

                                                                                                              

                                           Mengetahui,

                                           Kepala ………………………

 

                                           …………………………………….

                                          NIP. ……………………………….

 

Kategori
Guru Siswa

Contoh Rubrik Penilaian Aspek Sikap dan Aspek Keterampilan Selama PJJ.

Sumber Gambar : pixabay.com

Pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), untuk sementara, saya tidak menggunakan penilaian kerja sama dengan kelompok pada saat meeting, karena saya beranggapan, tidak akan cukup waktu untuk mengamati siswa (i) secara daring. Format ini untuk observasi siswa (i) secara individu pada saat meeting secara virtual. 

Ada dua contoh format penilaian, penilaian sikap dan penilaian keterampilan, dan berikut contohnya: 

Rubrik Penilaian Aspek  Sikap Cara 1

Sekolah           :

Kelas               :

Metode            :  Observasi Dalam Belajar

Materi              :

NO

Nama

Aspek

Ya

Tidak

Keterangan

Nilai

(10-100)

1.

 

Aktif Belajar

Aktif Memberi Pendapat

Aktif Kerja Tugas

Mematuhi SOP

 

 

 

 

2.

 

Aktif Belajar

Aktif Memberi Pendapat

Aktif Kerja Tugas

Mematuhi SOP

 

 

 

 

3.

 

Aktif Belajar

Aktif Memberi Pendapat

Aktif Kerja Tugas

Mematuhi SOP

 

 

 

 

4.

 

Aktif Belajar

Aktif Memberi Pendapat

Aktif Kerja Tugas

Mematuhi SOP

 

 

 

 

5.

 

Aktif Belajar

Aktif Memberi Pendapat

Aktif Kerja Tugas

Mematuhi SOP

 

 

 

 

Rubrik Penilaian Aspek Sikap Cara 2

Sekolah           :

Kelas               :

Metode            :  Observasi Kerja Sama Dalam Diskusi Kelompok

Materi             :

No

Nama Siswa

Kriteria dan Nilai

90-100

80-89

70-79

60-69

50

1.

 

Sangat Aktif Belajar,

Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Cukup Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Kurang Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Tidak Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

2.

 

Sangat Aktif Belajar,

Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Cukup Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Kurang Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Tidak Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

3.

 

Sangat Aktif Belajar,

Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Cukup Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Kurang Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Tidak Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Bekerja SamaMematuhi SOP

4.

 

Sangat Aktif Belajar,

Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Cukup Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Kurang Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Tidak Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

5.

 

Sangat Aktif Belajar,

Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Cukup Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Kurang Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Tidak Aktif Belajar, Memberi Pendapat, Kerja Tugas,

Mematuhi SOP

Untuk menghemat pake data siswa, saya memilih agar siswa (i) mengerjakan tugas percakapan atau tugas berbicara (speaking), siswa (i)  merekam video percakapan dengan partner atau suara saja, lalu dikirim kepada Guru, dan begitu juga dengan tugas mendengarkan (Listening).

Rubrik Penilaian Aspek  Keterampilan

Sekolah           :

Kelas               :

Materi             :

 

No

Nama

Aspek

Nilai (10-100)

Jumlah

1.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

2.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

3.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

4.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

5.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

6.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

7.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

8.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

9.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

10.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

11.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

12.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

Vocabulary

Grammar

Clarity of Ideas

13.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

Vocabulary

Grammar

Clarity of Ideas

14.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

15.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

16.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

17.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

18.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

19.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

20.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

21.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

22.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

23.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

24.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

25.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

26.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

27.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

28.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

29.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

30.

 

Fluency

 

 

Pronounciation

 

Vocabulary

 

Grammar

 

Clarity of Ideas

 

Kategori
Guru

Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Selama PJJ

Sumber Gambar : pixabay.com

Sekolah                                   : 

Mata Pelajaran                       : Bahasa Inggris

Kelas/Semester                     : XI/Ganjil

Materi Pokok                          : Pendapat dan Pikiran

Alokasi Waktu                  : 3 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

Kompetensi Dasar                  : 3.14. Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan I think, I suppose, in my opinion).

4.14.  Menyusun teks interaksi transaksional, lisan dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

1. Tujuan Pembelajaran

  • Disediakan teks, siswa dapat menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran secara mandiri
  • Disediakan dialogue sederhana, siswa dapat membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menaggapi tentang situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran secara mandiri
  • Diberikan contoh kalimat, siswa dapat menyusun teks lisan dan tertulis mengenai situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran dengan percaya diri.
  • Diberikan situasi, siswa dapat mengkomunikasikan teks lisan dan tulis mengenai situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran dengan tanggung jawab.
  • Diberikan beberapa pernyataan, siswa dapat memberikan pendapat mereka berdasarkan pernyataan tersebut dengan percaya diri.
  • Disediakan beberapa pertanyaan tentang pendapat, siswa dapat memberikan respon setuju atau tidak setuju dengan jujur.
  • Disediakan beberapa pendapat, siswa dapat memberikan penilaian apakah pendapat dan respon tersebut sopan atau tidak dengan bertanggung jawab.
  • Disediakan beberapa kalimat tidak lengkap, siswa dapat melengkapi kaliamat-kalimat tersebut dengan tanggungjawab
  • Disediakan sebuah isu yang fenomena, siswa dapat memberikan pendapat secara lisan dan merekam, lalu mengirimkannya kepada guru secara mandiri.

2. Metode Pembelajaran PJJ

1)  Pendekatan                 : Saintifik

2)  Model Pembelajaran   : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)

3)  Metode                       : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

3. Langkah-Langkah Kegiatan

1. Pertemuan Pertama

Kegiatan Pembelajaran Penilaian

Kegiatan Pembuka Guru :

Orientasi Mengarahkan siswa untuk masuk ke alamat url yang sudah dibagikan. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran.

Menjelaskan SOP selama pembelajaran virtual berlangsung

Apresiasi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,  dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung Pembagian kelompok belajar Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

 Kegiatan Inti

Membaca materi dari URL yang telah dibagikan atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran.

Mengajukan pertanyaan yang tidak dipahami dari apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)Menekan tanda “tangan” pada layar untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Kegiatan Penutup

Peserta didik : Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran yang baru dilakukan.

Guru : Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran Situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran.

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Situasi yang memunculkan pernyataan pendapat dan pikiran kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik .

Sikap        Observasi  

Keterampilan Praktek   Pengetahuan Penugasan