Karena Koneksi, Hampir Satu Jam Merasakan Shock, Namun Happy.

Sumber Gambar : pixabay.com

Belum hilang kegundahan akan masalah koneksi jaringan yang terputus di bulan Mei 2021 – Juni 2021, kini merasakan hal yang serupa.

Kejadian ini kembali terulang, tepatnya kurang lebih satu setengah jam di kota Jayapura.

Hal ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 25 Agustus 2020, pukul 13.40-15.20 WIT.

Saat itu saya sedang berada pada puncak kebingungan atas sebuah tugas dari kegiatan rutin tahunan sekolah.

Saya fikir, hampir semua sekolah Menengah kejuruan Pusat keunggulan (SMK PK) sedang mengikuti kegiatan ini, dimana kegiatan ini adalah bagian dari program mereka belajar dari sekolah penggerak.

Karena program ini baru, saya masih harus terus berupaya keras untuk belajar giat, agar mampu mengetahuinya lebih dalam dan dapat mengaplikasikannya dengan baik dan benar di kelas. Baik secara daring maupun luring.a

Untuk kegiatan ini, saya bisa katakan ada beban. 😀😀

Sebenarnya sebagai pegawai yang baik, kata “beban” tidak boleh diutarakan untuk mengekspresikan perasaan dalam melaksanakan tugas pelatihan ini.

Namun karena tugas yang setiap hari datang silih  berganti, untuk melengkapai kegiatan ini dan ditambah dengan keinginan untuk selalu menjaga imunitas tubuh membuat keadaan terasa berat.

Sebenarnya kesulitan ini dapat teratasi, namun tidak maksimal atau mungkin tepatnya belum maksimal. 😀😀

Dengan kejadian tadi membuat saya kaget luar biasa, masalahnya tugas pelatihan belum tuntas dikerjakan tiba-tiba koneksi terputus.

“Serasa hati lepas”. Mungkin ini kesannya berlebihan, namun itulah yang saya rasakan.

Tugas belum selesai tiba-tiba semua saluran komunikasi terputus🤦.

Yang tersirat dibenak saya tadi adalah “adoh, selesai sudah, koordinator pu kening bisa berkerut ini, sa pu tugas belum seles lagi”.

Sebagai manusia normal ,😀 saya sebenarnya sedikit merasa yes akan kejadian ini, istilahnya, saya sedang melarikan diri dari tugas-tugas😂.

Serasa ingin duduk tenang sambil angkat kaki dan makan makanan kesukaan.

Masalahnya sudah beberapa hari makanan lezat serasa hambar akibat banyaknya kegiatan.

pernyataan tadi cuman impian fana saja yah, orang bilang cuma fikir saja, karena yang sebenarnya, saya tidak mau koneksi saluran komunikasi terputus lagi.

Beruntung, sekitar hampir dua jam, semua saluran koneksi terhubung kembali.

Serasa ingin berteriak dan katakan “kam disana yang su perbaiki ni koneksi, thanks tuk kam semua”. 

Rasa yang sebelumnya senang, karena senang lari dari kenyataan alias lari dari tugas-tugas, menjadi senang yang  sebenarnya.

Atau orang bilang “ini yang aslinya senang sudah”, semua koneksi kembali aktif.

Setelah semua kembali normal, sayangnya, saya tidak bisa melanjutkan mengejakan tugas, masalahnya laptop su terlanjur saya off-kan. 

Hingga sekarang pukul 19.57 WIT, saya masih asik menulis, rencanya setelah semua pekerjaan selesai, saya akan melanjutkan tugas-tugas tersebut.

Bisa dikatakan, mengerjakan dan mempelajari kurikulum baru ini adalah salah satu tugas mulia.

Tugas dimana guru-guru kembali menggunakan metode atau strategi baru dalam mengajar yang tujuannya untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Saya berharap, koneksi saluran komunikasi tidak matol atau mati total lagi.

Jika hal ini terulang dan berlangsung lama, berarti Jayapura akan tertinggal satu langkah dari daerah lain atau bahkan provinsi lain tentang berbagai informasi atau keterampilan yang perlu diketahui dan dipelajari.

Semoga rasa shock seperti ini tidak terulang lagi, juga rasa senang karena lari dari tugas-tugas pun tidak demikian.

Cukup sekali ini saja sudah.

Baca Juga :

Jangan lupa kunjungi Del Channel Ok untuk melihat penjelasan materi bahasa Inggris.