Lihatlah Dirimu, Kamu Adalah Pahlawan

Sumber Gambar : pixabay.com

“Siapakah Pahlawan yang paling anda idolakan?”,

“Apakah anda memiliki cita-cita menjadi seorang Pahlawan?”,

“Atau pernahkah anda menjadi seorang Pahlawan kesiangan?”, heheheS

Sebenarnya, siapakah Pahlawan itu?

Menurut Wikipedia Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran.

Merujuk pada defenisi diatas, dapat disimpulkan bahwa Pahlawan berarti orang yang dominan diantara orang lain yang memiliki nyali dan dedikasi dalam mempertahankan kebenaran.

Pengertian ini tentu membuat kita teringat akan keberanian para pahlawan kita yang telah gugur membela bangsa kita.

Mereka adalah orang-orang hebat, mereka telah berjasa membela bangsa ini hingga mewariskan kemerdekaan bagi generasi bangsa.

Lalu, apakah Pahlawan hanya mereka yang telah gugur, karena berjuang membela bangsa ini?.

Secara harafiah, ya, karena mereka adalah pemberani menggunakan alat seadanya melawan musuh yang dilengkapi dengan peralatan perang.

Namun,  di zaman sekarang Pahlawan juga masih tetap ada. Mereka adalah orang-orang yang rela berjuang demi keluarga, demi kampung halaman dan lain-lain.

Jika dikatakan Pahlawan demi bangsa juga ada, tetapi namanya Pahlawan yang membawa nama baik bangsa di mata dunia, karena prestasi.

Juga ada namanya Pahlawan devisa dan lain-lain. Dalam artian di lingkup kecil pada zamannya.

“Apakah semua Orang Bisa Menjadi Pahlawan?”.

Tentu iya, namun terkadang tidak diketahui banyak orang.

Apakah siswa bisa menjadi Pahlawan?

Tentu bisa. Siswa berupaya giat belajar, lalu berjuang untuk memiliki penghasilan sendiri, mampu bangkit dari keterpurukan, juga adalah Pahlawan.

Namanya siswa yang memiliki sosok jiwa Pahlawan. Sang pelajar dan  pemberani. Pahlawan di zaman sekarang.

Pernah anda berjumpa dengan seorang Pahlawan?.

Saya fikir ya. Dalam hidup ini, pasti ada saja orang yang begitu baik kepada kita, rela membantu kita dengan caranya yang luar biasa.

Minimal kakek atau nenek. Terkadang kasih sayang seorang kakek atau nenek begitu besar kepada cucunya.

Rela bekerja siang malam, tidak perduli akan kesehatan dan keselamatan demi cucu yang dicintainya.

Bukankah kakek atau nenek seperti itu adalah seorang Pahlawan juga?.

Pernahkan anda mendengar Pahlawan kesiangan?

Namanya saja karakter orang berbeda-beda, pasti ada dong Pahlawan kesiangan.

Pahlawan kesiangan adalah orang yang menampakkan dirinya pada saat segala sesuatu telah selesai dilakukan atau dikerjakan oleh orang lain, lalu mengklaim dirinya yang mengerjakannya.

Hal ini sama dengan lipi.go.id mengatakan bahwa Pahlawan kesiangan adalah orang yang hanya mau berjuang setelah pertempuran selesai atau masa sulit berakhir.

Atau orang yang ketika masa revolusi tidak berbuat apa-apa, tetapi setelah perang usai mengklaim diri sebagai pahlawan mengatakan bahwa orang yang hanya mau berjuang setelah pertempuran selesai atau masa sulit berakhir. Atau orang yang ketika masa revolusi tidak berbuat apa-apa, tetapi setelah perang usai mengklaim diri sebagai pahlawan.

Melihat defisi diatas membuat kita sadar bahwa betapa buruknya menjadi Pahlawan kesiangan. Tidak ada nilai dan derajatnya di mata masyarakat.

Lalu apa yang perlu dilakukan, agar bisa menjadi Pahlawan?

Be good, be nice, e wise, be you, gampang kan?. yah, tidak semudah itu menjadi demikian, but minimal untuk siswa tetap giat belajar.

Pada saat belajar, akan banyak tau, setelah banyak tau akan mengerti hal yang patut dan tak patut dilakukan.

Baca Juga :

  1. Kelompok intelektual mengedepankan logika dari pada emosi
  2. Kebiasaan yang membuat siswa malas belajar
  3. 3 kebohongan siswa yang perlu dimasukkan